Wahai Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan limpahkanlah keampunan kepada kami.. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu..

Tahdzir Ulama Kibar Terhadap Jama'ah Yg Gemar Memboikot Dan Membid'ahkan (Bhg. 1) Print E-mail
Sunday, 20 May 2007
Al-Allamah, al-Mufti al-Alim, Samahatus Syaikh Abdil Aziz bin Abdullah bin Bazz –rahimahullahu- berkata, sebagaimana termuat dalam harian al-Jazirah, ar-Riyadh, asy-Syirqul Awsath, Sabtu 22/6/1412 H. sebagai berikut :

"Telah merebak di zaman ini tentang banyaknya orang-orang yang menisbatkan diri kepada ilmu (tholibul `ilm, pent.) dan terhadap dakwah kepada kebajikan (da'i, pent.) yang mencela kehormatan kebanyakan saudara-saudara mereka para du'at yang masyhur dan memperbincangkan kehormatan (menjelekkan, pent.) para thullabul `ilm (penuntut ilmu), para du'at dan khatib (penceramah). Mereka melakukannya secara sirriyah (sembunyi-sembunyi) di dalam majelis-majlis mereka, dan bisa jadi ada yang merekamnya di kaset-kaset kemudian disebarkan kepada manusia. Terkadang pula mereka melakukannya secara terang-terangan di dalam muhadharah `am (ceramah umum) di masjid-masjid. Cara ini menyelisihi dengan apa-apa yang diperintahkan Allah dan rasul-Nya, dengan beberapa alasan :

Pertama, Hal ini merusak hak-hak kaum muslimin, dan khususnya para penuntut ilmu dan da'i yang mengerahkan segenap usahanya di dalam mengarahkan manusia, menunjuki mereka dan membenahi aqidah dan manhaj mereka. Mereka bersungguh-sungguh di dalam mengatur/ mengelola durus (pelajaran-pelajaran) dan muhadharaat (pengajian-pengajian) serta penulisan buku-buku yang bermanfaat.

Kedua, Hal ini memecah belah persatuan kaum muslimin dan memporak-porandakan barisan mereka, di mana ummat ini lebih membutuhkan kepada persatuan dan menjauhi dari berkelompok-kelompok dan berpecah belah serta menjauhi dari banyaknya qiila wa qoola (perkataan-perkataan yang tidak jelas, pent.) di tengah-tengah ummat. Khususnya kepada du'at yang dicela, padahal mereka adalah termasuk dari ahlis sunnah wal jama'ah yang dikenal akan sikap mereka dalam memerangi bid'ah dan khurofat, memerangi orang-orang yang menyeru kepada bid'ah dan khurafat, dengan cara menyingkapkan kesalahan-kesalahan dan kekurangan mereka (para penyeru bid'ah dan khurafat). Kami tidak melihat adanya mashlahat (kebaikan) di dalam perilaku semacam ini (yaitu mencela para du'at), melainkan akan memberikan maslahat bagi musuh-musuh Islam dari kaum kuffar, munafik, dan ahli bid'ah serta kesesatan.


Ketiga, sesungguhnya perbuatan ini (yaitu mencela para du'at), akan membantu dan menolong orang-orang yang menyimpang dari kalangan kaum atheis, sekuler dan lainnya. Di mana mereka ini tersohor akan permusuhannya terhadap para du'at islam dan terkenal akan pengadaan kedustaan terhadap mereka dengan menghasut melalui buku-buku maupun kaset-kaset rekaman. Hal ini (mencela para du'at) bukanlah hak dalam persaudaraan dalam Islam bagi orang-orang yang dengki itu dengan membantu musuh-musuh mereka terhadap saudara-saudara mereka thullabul `ilmi dan para du'at.

Keempat, Hal ini akan menyebabkan rusaknya hati umat ini secara umum dan mereka sendiri secara khusus, dengan menyebarkan dan mengedarkan kedustaan serta merebakkan kebathilan. Hal ini merupakan sebab berkembangnya ghibah, namimah (mengadu domba) dan pembuka pintu-pintu kejahatan bagi orang-orang yang jiwanya lemah, yang mana mereka ini akan menyebarkan syubuhat dan meluaskan fitnah serta mendorong mereka menghancurkan kaum mukminin.

Kelima, sesungguhnya kebanyakan perkataan-perkataan tersebut tidaklah berdasar. Sesungguhnya perkataan-perkataan tersebut hanyalah bersumber dari dugaan (imajinasi) yang Syaithan menghiasinya danmemperdayainya. Allah Ta'ala berfirman, "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah olehmu kebanyakan dari prasangka, karena sesungguhnya sebagaian prasangka itu adalah dosa." (al-Hujurat : 11-12). Selayaknyalah bagi seorang muslim membawa ucapan saudaranya seislam pada sebaik-baik tempat (kepada makna yang paling baik). Sebagian Salaf berkata, "Janganlah engkau berprasangka buruk terhadap perkataan yang dilontarkan saudaramu sedangkan engkau dapat membawa perkataan tersebut pada makna yang baik."

Keenam, Apa yang didapatkan dari ijtihad sebagian ulama dan penuntut ilmu dari perkara-perkara yang memang memungkinkan di dalamnya berijtihad, maka orang tersebut tidak boleh disalahkan apalagi dicela, jika ia memang ahli ijtihad. Jika sekiranya ada orang lain yang menyelisihinya, selayaknyalah ia berdiskusi dengannya dengan cara yang baik, dengan mengharapkan memperoleh kebenaran dan dengan menolak was-was syaithan yang hendak memecah belah kaum mukminin. Jika hal ini tidak memungkinkan dan ia beranggapan harus menerangkan penyelewengannya, maka hendaklah dengan ungkapan-ungkapan yang baik dan ucapan-ucapan yang lembut tidak kasar tanpa celaan ataupun ucapan yang sia-sia yang dapat menyebabkan seseorang menolak kebenaran atau bahkan menjauhi kebenaran, juga tanpa menyebutkan perorangan atau menuduh niat atau menambah ucapan-ucapan yang tidak dimaksudkannya. Rasulullah Shallallahu `alaihi wa Sallam bersabda tentang perkara ini, `mengapa ada kaum yang berkata demikan dan demikian??'*"


Keterangan : * Isyarat terhadap hadits yang diriwayatkan Sayyidah Aisyah Radhiyallahu `anha ketika berkata, `Adalah Rasulullah Shallallahu `alaihi wa Sallam jika menyampaikan sesuatu tentang seseorang beliau tidak berkata, `mengapa fulan berkata demikian', namun beliau berkata, `mengapa ada kaum yang berkata demikian dan demikian?'…' Hadits Shahih diriwayatkan Abu Dawud dalam bab al-Idznu wal Isti'dzan (izin dan meminta izin), lihat Silsilah ash-Shahihah no 2064.

Menu Utama
Home
Blog
Artikel
Boikot Israel
Links
Carian
Hubungi Saya
Personal
Digital Library
Lin's Multiply
Campaign
Bantah IFC
Boikot Israel
Membela Islam
Muslim Aid
MyIslam (PEMBELA)
Shoutbox
Daftar Masuk

Jika bermasalah utk login atau register, sila login/register melalui link ini: Alternatif

Username

Password

Remember me
Forgotten your password?
No account yet? Create one
Favourites
Al-Ahkam
Al-Firdaus
Al-Islam
Al-Nidaa'
Al-Qayyim
Al-Quran Online
Al-Wahidah
Darul Kautsar
E-Fatwa JAKIM
E-Hadith Info
IPAQ
Islam Basics
Islam Online
KDI
Saiful Islam
Syariah Online
Syndicate
CO.NR


Free Mambo hosting powered by TheMamboSite.com